Jadi Pembina Upacara, Babinsa Koramil 0827/15 Batu Putih Berikan Motivasi dan Semangat Kepada Siswa SD

oleh -6 views

Seputarmadura.com, Sumenep, Senin 21 November 2022 Ada yang tidak biasa saat upacara pengibaran bendera hari Senin, 21 November 2022, di SDN Batu Putih Laok II, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Biasanya dalam upacara hanya diikuti oleh keluarga besar sekolah dengan pembina upacara guru atau kepala sekolah yang bersangkutan, namun kali ini seorang Babinsa yang menjadi pembina upacara.

Adalah Serka Muzani Babinsa Koramil 0827/15 Baru Putih yang menjadi pembina upacara. Ia bahkan memberikan motivasi dan semangat kepada siswa siswi SDN Batu Putih Laok II.

Dalam amanatnya Serka Muzani menyampaikan agar siswa siswa didik SDN Batu Putih Laok II tidak berkecil hati dan juga tetap optimis menatap masa depan.

“Saya dulu waktu masih kecil juga bersekolah di SD di jawa, setelah lulus SMA bisa menjadi TNI seperti sekarang ini, harapannya adik-adik di depan saya kejar cita-cita setinggi mungkin,” ujar Serka Muzani dihadapan 168 murid SDN Batu Putih Laok II. Senin, 21 November 2022.

Serka Muzani mengaku salut karena siswa siswi sekolah SDN Batu Putih Laok II antusias mengikuti upacara bahkan ada yang bertanya bagaimana cara menjadi TNI saat usai pelaksanaan upacara, bahkan tidak sedikit dari mereka yang mau jadi Tentara.

“Kedatangan kami disini sebagai bentuk teritorial kami di wilayah. TNI berusaha hadir di setiap kesempatan dimasyarakat, termasuk adik-adik Sekolah Dasar di Desa Batu Putih Laok ini, bahkan tidak sedikit dari mereka yang bercita-cita ingin jadi tentara,” tambahnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN Batuputih Laok II, Sawito, S.pd menyambut positif apa yang dilakukan oleh jajaran Koramil 0827/15 Batu Putih tersebut.

“Kami berterima kasih terhadap TNI yang telah peduli dengan sekolah kami, memberikan semangat serta motivasi terhadap anak didik kami, agar mereka optimis menatap masa depan,” ungkap Kepala Sekolah.

Pantauan di lokasi upacara yang berlangsung pada hari senin tersebut diikuti siswa siswa sebanyak 168 orang. Meski berlangsung sederhana tanpa menggunakan pengeras suara namun upacara tetap berlangsung hikmad. (Red)