Seputarmadura.com, Sumenep , Minggu 24 Mei 2026– Babinsa Koramil 0827/09 Pragaan Kopda Ach. Jasuli membantu mempercepat pengerjaan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) milik Aklan, warga Dusun Batujaran, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 24 Mei 2026.
Pengerjaan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu memasuki tahap krusial, yakni pemasangan atap dan genteng rumah. Progres pembangunan dinilai cukup signifikan karena bagian utama bangunan mulai tertutup dan mendekati tahap penyelesaian.
Kopda Ach. Jasuli mengatakan keterlibatan Babinsa dalam pembangunan RTLH bukan sekadar membantu pekerjaan fisik, melainkan memastikan warga kurang mampu dapat segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
“Rumah yang layak akan memberi rasa tenang bagi penghuninya. Karena itu kami berupaya hadir langsung di lapangan agar proses pengerjaan bisa lebih cepat dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” kata Kopda Ach. Jasuli.
Ia menegaskan budaya gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan rumah warga di wilayah binaan.
“Semangat kebersamaan warga masih sangat terasa. Ini membuktikan kepedulian sosial di desa tetap terjaga dan menjadi modal penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Aklan mengaku tidak menyangka rumahnya kini sudah memasuki tahap pemasangan atap setelah sebelumnya hanya berdinding sederhana dengan kondisi yang memprihatinkan.
“Setiap lihat genteng mulai dinaikkan ke atas rumah, saya seperti tidak percaya kalau rumah ini akhirnya bisa diperbaiki. Biasanya kalau malam hujan kami sibuk pindahkan barang supaya tidak kena air. Sekarang saya cuma berharap keluarga bisa tinggal lebih nyaman,” katanya.
Menurut dia, bantuan tenaga dan perhatian dari Babinsa bersama warga sekitar menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarganya selama proses pembangunan berlangsung.
Program RUTILAHU yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sumenep tersebut menjadi salah satu upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang sehat, aman, dan layak ditempati. (Red)






