Seputarmadura.com, Sumenep, Rabu 28 Januari 2026– Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar asistensi Latihan Pencak Silat Militer (PSM) di Makodim 0827/Sumenep, Jawa Timur, sebagai upaya meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta melestarikan budaya bela diri khas bangsa Indonesia di lingkungan TNI AD.
Asistensi dipimpin langsung oleh Pasilat Korem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Erick Cahya, bersama tim asistensi. Kegiatan ini diikuti oleh 95 personel Kodim 0827/Sumenep dan dilaksanakan di Makodim 0827/Sumenep serta area sekitarnya. Rabu, 28 Januari 2026.
Dalam asistensi tersebut, personel melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari pemanasan, praktik materi dasar dan lanjutan Pencak Silat Militer, hingga pengujian sabuk kuning oleh pelatih PSM Makorem 084/Bhaskara Jaya. Selain itu, peserta juga melaksanakan lari dan jalan tanpa alas kaki sambil membawa bendera PSM di sekitar Makodim 0827/Sumenep sebagai bentuk sosialisasi Pencak Silat Militer kepada masyarakat.
Mayor Inf Erick Cahya menegaskan bahwa latihan Pencak Silat Militer merupakan program strategis yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh satuan TNI AD.
“Latihan Pencak Silat Militer wajib dimaksimalkan karena merupakan program langsung dari Presiden. Selain sebagai pembinaan fisik prajurit, PSM juga bagian dari pelestarian budaya dan tradisi bangsa Indonesia,” ujar Mayor Inf Erick Cahya dalam arahannya.
Ia juga menekankan pentingnya menyeimbangkan kegiatan teritorial dengan pembinaan kemampuan prajurit.
“Kegiatan wilayah dan teritorial tetap harus berjalan, namun tidak boleh mengabaikan latihan Pencak Silat Militer. Keduanya harus dilaksanakan secara berdampingan,” katanya.
Selain itu, Pasilat Korem 084/Bhaskara Jaya meminta Staf Operasi Kodim 0827/Sumenep untuk mendata personel serta berkoordinasi dengan KONI Kabupaten Sumenep guna menjaring atlet pencak silat potensial yang akan disiapkan mengikuti Open Tournament Pencak Silat Piala Pangdam V/Brawijaya pada April 2026. Ke depan, sertifikat sabuk kuning PSM juga direncanakan menjadi salah satu persyaratan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) prajurit TNI AD.
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep melalui Pasiops Kapten Czi Acep Kusnadi menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan asistensi tersebut.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan asistensi ini sebagai bagian dari pembinaan personel Kodim 0827/Sumenep. Pencak Silat Militer tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik dan disiplin prajurit, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat,” ujar Kapten Czi Acep Kusnadi.
Melalui asistensi ini, diharapkan kemampuan Pencak Silat Militer prajurit Kodim 0827/Sumenep semakin meningkat sekaligus memperkuat peran TNI AD dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. (Red)







