SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media

oleh -0 views
oleh

Seputarmadura.com, Sumenep, Minggu 27 September 2026– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Sekolah Melek Media melalui pelatihan literasi jurnalistik bagi para guru SDN se-Gugus 02 Kalianget, ada Sabtu, 26 September 2026.

Kegiatan itu untuk memberikan wawasan penting mengenai cara memilah informasi yang benar ditengah pesatnya pertumbuhan teknologi digital. Diakui saat ini, derasnya arus informasi digital menjadi kebutuhan penting di lingkungan sekolah, namun pemiilahan informasi itulah yang diperlukan untuk diberikan pemahaman kepada para guru, agar nantinya bisa disampaikan para anak didiknya.

Pelatihan yang digelar di SDN Kalimook II, Kecamatan Kalianget, tersebut diikuti dua utusan dari masing-masing SDN dalam Gugus 02 Kalianget.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menggali Lokalitas dan Pemanfaatan AI Bagi Guru se-Kecamatan Kalianget”

Ketua SMSI Kabupaten Sumenep, Wahyudi, saat membuka kegiatan menekankan bahwa sekolah tidak boleh gagap menghadapi derasnya informasi yang beredar di ruang digital.

Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam membangun budaya literasi informasi karena berhadapan langsung dengan generasi yang setiap hari bersentuhan dengan media sosial.

“Sekolah harus bisa melek informasi. Kita harus bisa membedakan informasi yang berasal dari media mainstream atau media arus utama dengan informasi yang beredar di media sosial,” tegas Wahyudi.

Ia mengatakan, informasi di media sosial dapat menyebar dengan sangat cepat. Namun, kecepatan penyebaran tidak otomatis menjamin kebenaran sebuah informasi.

“Guru jangan hanya jadi konsumen informasi. Tapi harus punya literasi media yang mampu memeriksa sumber, memahami konteks, serta membedakan produk jurnalistik dengan unggahan media sosial,” tandasnya

Pengawas Sekolah Wilayah Kerja Kalianget, H. Abd. Aziz, M.Pd, mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius.

Ia mendorong para guru tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan tulisan dan informasi yang baik.

“ikuti kegiatan ini dengan baik. Guru bisa belajar menulis dan membuat informasi dari para jurnalis,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi guru dalam menyampaikan berbagai aktivitas dan prestasi sekolah secara lebih baik, sekaligus membantu membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Gugus 02 Kalianget, A. Yudhi, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama para peserta dari sejumlah SDN di wilayah Gugus Kalianget.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SDN Kalimook II itu berlangsung khidmat. Para peserta mendapatkan materi mengenai dunia jurnalistik dan literasi media, termasuk bagaimana memahami informasi serta menyikapi derasnya arus pemberitaan di era digital.

Melalui program Sekolah Melek Media, SMSI Sumenep mendorong sekolah menjadi salah satu benteng literasi informasi. Sebab, di tengah banjir informasi, kemampuan memeriksa sebelum percaya dan berpikir sebelum menyebarkan menjadi keterampilan yang semakin penting bagi guru maupun siswa.

Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut, yakni Moh. Sumardono, Pemimpin Redaksi Dimadura.id, dan Prengki Wirananda, Pemimpin Redaksi Klikmadura.com.(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.