Sajian Topeng Dalang Tuai Sanjungan Dari Kemenpan RI dan Chef Juna Rorimpadey  

oleh -12 views
https://seputarmadura.com/wp-content/uploads/2019/10/Sajian-Topeng-Dalang-Tuai-Sanjungan-Dari-Kemenpan-RI-dan-Chef-Juna-Rorimpadey.jpg
Sajian Topeng Dalang Tuai Sanjungan Dari Kemenpan RI dan Chef Juna Rorimpadey

Seputarmadura.com, Sumenep, Sabtu 12 Oktober 2019- Sajian topeng dalang di malam pembukaan Festival Kuliner, Heritage Culinary Festival (Sheculfest) dan Topeng Dalang 2019 yang berlangsung Sabtu (12/10/2019) malam, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai sanjungan dari Staf Ahli Bidang Multi Kultural Kementrian Pariwisata (Kemenpan) RI dan Chef Juna Rorimpadey.

Pembukaan festival secara langsung dibuka Bupati Sumenep A Busro Karim, yang ditandai dengan pemberian topeng kepada salah satu peserta oleh Bupati dengan iringan tarian khas lokal Sumenep.

Kemudian penerimaan bumbu racik kaldu kokot dari Ketua TP PKK Sumenep yang diserahkan langsung kepada Menpar RI sebagai tanda dibukanya Festival Kuliner Kaldu Kokot.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, dalam sambutannya menyampaikan, Sumenep mencoba dan mencoba agar kabupaten sumenep ini potensinya tidak hanya sekedar terkenal tetapi bisa menjadi kekayaan yang bisa dirasakan oleh semua masyarakat di kabupaten sumenep.

“Saya ingin mengangkat budaya lokal bersamaan dengan bermacam kuliner dan produk unggulan. Untuk kuliner, pada tahun sebelumnya kita menyediakan seribu soto campor, tetapi pada Minggu besok kita sediakan 750 kaldu kokot,” katanya saat memberi sambutan. Sabtu malam, 12 Oktober 2019.

Tari topeng dalang ini, kata Bupati dua periode ini, tentu saja tidak boleh hilang begitu saja karena kekayaan yang dimiliki Kabupaten Sumenep harus menjadi sebuah kekuataan di tingkat Internasional bukan hanya untuk Sumenep atau Indonesia.

“Bagi kami, Topeng Dalang asli Bumi Sumekar itu tidak kalah dengan topeng dalang dari Jawa maupun daerah lainnya,” tandas Bupati.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Multi Kultural Kemenpan RI, Guntur Sakti, menuturkan, meski Sumenep memiliki pendapatan terkecil, dirinya yakin nantinya pasti melalui potensi wisata dapat terkenal dan maju hingga ke mancanegara.

“Melalui potensi wisata yang ada di Sumenep kami yakin mampu mengangkat Kabupaten Sumenep menuju Kabupaten yang terkenal hingga Internasional,” ujarnya.

Pembukaan festival tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Sekretaris Daerah (Sekda), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Kapolres, Kodim 0827 Sumenep, serta segenap Pimpinan OPD, dan ribuan masyarakat Sumenep. (Nit)