Seputarmadura.com, Sumenep, Sabtu 23 Mei 2026– Suara palu dan reruntuhan kayu memecah pagi di Dusun Giring Barat, Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Rumah milik Moh. Saleh yang selama bertahun-tahun berdiri dalam kondisi memprihatinkan mulai dibongkar dalam program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) Kodim 0827/Sumenep Tahun Anggaran 2026.
Pembongkaran dilakukan sejak pukul 09.30 WIB oleh Babinsa Koramil 0827/03 Manding bersama warga sekitar. Tidak sekadar merobohkan bangunan lama, kegiatan itu menjadi awal harapan baru bagi keluarga penerima bantuan untuk memiliki hunian yang lebih layak dan aman.
Di lokasi, Babinsa tampak ikut mengangkat kayu lapuk dan membersihkan puing bangunan bersama masyarakat. Keterlibatan aparat teritorial di tengah warga dinilai menjadi simbol kuat kedekatan TNI dengan masyarakat akar rumput.
Babinsa Koramil 0827/03 Manding menegaskan program RTLH bukan hanya agenda pembangunan fisik semata, melainkan bentuk intervensi sosial bagi warga yang hidup dalam keterbatasan.
“Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika ada warga tinggal di bangunan yang rawan roboh, di situlah negara harus hadir. TNI melalui Babinsa berupaya memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, program rehab RTLH menjadi salah satu langkah konkret memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga semangat gotong royong di desa.
Sementara itu, Moh. Saleh mengaku tidak menyangka rumahnya akhirnya mendapat bantuan perbaikan dari Kodim 0827/Sumenep. Ia menyebut kondisi rumah sebelumnya sering bocor dan tidak aman ditempati saat hujan maupun angin kencang.
“Dulu kalau hujan kami selalu khawatir atap roboh. Sekarang rumah ini dibangun kembali, rasanya seperti mendapat harapan baru untuk keluarga kami,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Program Rehab RTLH Kodim 0827/Sumenep TA 2026 terus berjalan di sejumlah wilayah sebagai upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang lebih manusiawi dan sehat untuk dihuni. (Red)







