Dua Narapidana Kabur Dari Rutan Sumenep Sulit Terdeteksi

oleh -73 views
https://seputarmadura.com/wp-content/uploads/2019/10/Dua-Narapidana-Kabur-Dari-Rutan-Sumenep-Sulit-Terdeteksi.jpg

Seputarmadura.com, Sumenep, Rabu 9 Oktober 2019- Keberadaan dua narapidana yang kabur dari rumah tahanan negara (Rutan) kelas II-B Sumenep, Madura, Jawa Timur, sulit terdeteksi.

Buktinya, hingga Rabu ini, 9 Oktober 2019, petugas Rutan bersama Polres Sumenep, masih terus memburu dua narapidana yang melarikan diri dengan membobol ruang isolasi, pada 29 September 2019.

Kedua narapidana itu adalah Matrawi, warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih. Ia merupakan terpidana kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sedangkan satu narapidana lainnya adalah Abd. Baidi, terpidana kasus narkoba, warga Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng.

Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Beni Hidayat, mengatakan, pengejaran masih dilakukan. Nanti kalau sudah tertangkap, untuk Matrawi akan langsung dipindah dari rutan Sumenep. Karena sudah dua kali melarikan diri.

“Kami sudah melapor kepada Kepala Divisi selaku atasan agar langsung dipindahkan,” tuturnya.

Berdasarkan catatan di Rutan Sumenep, narapidana Matrawi ini sudah tiga kali melakukan aksi pembobolan dan kabur dari Rutan. Pertama pada tahun 2008, kemudian awal Februari lalu. Setelah berbulan-bulan dicari, akhirnya ditangkap kembali pada Juni 2019. Dan pada 29 September kemarin, Matrawi melarikan diri kembali dari Rutan Sumenep bersama narapidana Baidi, dengan membobol tembok ruang isolasi. (Yan/Nit)