Seputarmadura.com, Batu, Senin 15 Desember 2025– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Madura, melakukan pemantapan konsolidasi organisasi untuk merespon tantangan industri media digital yang makin kompleks, dalam bentuk rapat kerja (raker).
Pengurus dan Anggota SMSI Sumenep, membaur dalam raker yang mengusung tema “Strategi Penguatan Media Siber di Era Disrupsi Teknologi.”
Keakraban terlihat selama raker yang diselenggarakan di Villa Agrokusuma, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Minggu-Selasa, 14 sampai dengan 16 Desember 2025.
“Sebagai organisasi media, SMSI dituntut adaptif terhadap perubahan teknologi,” ujar Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi,Senin, 15 Desember 2025.
Menurut Wahyudi, melalui raker ini SMSI Sumenep ingin memperkuat kualitas media, dan sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih.
Upaya itu, kata dia, dilakukan dengan merancang program dan kegiatan yang sejalan dengan kebutuhan serta arah perkembangan digital di masa depan.
“Penguatan kualitas menjadi keharusan, baik dari sisi konten, manajemen media, maupun kompetensi wartawan. Karena itu, SMSI perlu menghadirkan kegiatan yang relevan dengan ekosistem digital ke depan,” kata Wahyudi.
Ia juga berpesan agar seluruh anggota tetap menjunjung tinggi prinsip persaudaraan dalam membangun organisasi dan menciptakan ekosistem media yang sehat.
Raker tersebut memuat sejumlah rancangan program strategis, di antaranya Uji Kompetensi Wartawan (UWK), Techno Fest, serta SMSI Expo 2026.
Selain perumusan program, kegiatan itu juga diisi dengan evaluasi terhadap pengurus, anggota, serta kinerja keorganisasian SMSI Sumenep. Evaluasi dilakukan untuk memperkuat profesionalisme dan peran media siber di daerah.
“Soliditas internal dan integritas menjadi kunci agar media siber tetap relevan dan dpat dipercaya publik,” ungkap Wahyudi.(Ifa/Hen)







