Seputarmadura.com, Sumenep, Senin 31 Agustus 2026– Pembangunan jembatan di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus dikebut. TNI bersama warga bahu-membahu memperkuat pondasi jembatan yang menjadi bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026.
Pekerjaan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, sejak pukul 08.00 WIB. Sejumlah personel TNI bersama tiga tukang terlihat bekerja di lokasi, mulai dari menata hingga memasang batu gunung pada bagian pondasi.
Aktivitas tersebut berlangsung di tengah medan yang cukup menantang. Batu gunung disusun secara bertahap untuk memperkuat struktur pondasi sebelum pekerjaan jembatan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan pengerjaan pondasi menjadi salah satu bagian yang tidak boleh dikerjakan secara terburu-buru.
“Pondasi harus benar-benar kuat karena menjadi tumpuan jembatan. Karena itu, batu gunung kami susun dan padatkan secara bertahap bersama warga,” kata Sertu Dadang.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat membuat proses pembangunan terasa lebih ringan. Warga tidak hanya menunggu jembatan selesai, tetapi ikut terlibat dalam pengerjaannya.
“Di lapangan TNI dan warga saling membantu. Ada yang mengangkut material, menata batu, dan mengerjakan bagian lainnya. Semangat gotong royong seperti ini yang membuat pekerjaan terus berjalan,” ujarnya.
Salah seorang warga, Turmudi, mengaku senang melihat pembangunan jembatan mulai dikerjakan secara bertahap.
“Warga tentu ikut senang. Jembatan ini nantinya digunakan bersama, sehingga kalau dikerjakan gotong royong seperti ini, masyarakat juga merasa ikut memiliki,” kata Turmudi.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026. (Red)





