Seputarmadura.com, Sumenep, Kamis 9 Juli 2026– Suara genteng yang diturunkan satu per satu menjadi tanda dimulainya harapan baru bagi Sri Wahyuni, warga Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Rumah yang selama ini dihuni kini mulai direhabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Karya Bakti Skala Besar TNI AD untuk wilayah Madura.
Kamis, 9 Juli 2026, Babinsa Koramil 0827/03 Manding Serka Eko Riyanto memimpin gotong royong bersama warga membongkar bagian atap rumah. Pekerjaan dilakukan secara swadaya dengan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
Tak hanya membantu pekerjaan fisik, kehadiran Babinsa juga memberi semangat kepada warga agar terus menjaga budaya gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Serka Eko Riyanto mengatakan, program RTLH bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Rumah ini memang milik satu keluarga, tetapi proses pembangunannya menjadi tanggung jawab bersama. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberi manfaat dan menghadirkan harapan bagi warga,” ujarnya.
Sri Wahyuni mengaku terharu melihat banyak pihak yang datang membantu memperbaiki rumahnya. Baginya, bantuan tersebut menjadi kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
“Saya tidak menyangka begitu banyak yang peduli. Terima kasih kepada TNI dan seluruh warga yang sudah membantu. Semoga kebaikan ini mendapat balasan yang terbaik,” ungkapnya.
Program Bakti TNI AD melalui Karya Bakti Skala Besar terus digelar di berbagai wilayah Madura. Selain memperbaiki rumah tidak layak huni, program ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat. (Red)






