Seputarmadura.com, Sumenep, Selasa 7 April 2026– Aktivitas tak biasa terlihat sejak pagi di Dusun Palean, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 7 April 2026.
Personel Koramil 0827/10 Ambunten bersama warga turun langsung ke lokasi calon pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, memulai dari hal paling mendasar: membersihkan lahan.
Dengan alat seadanya seperti cangkul, sekop, dan linggis, mereka menyisir area yang masih dipenuhi semak dan pepohonan. Beberapa personel tampak menebang pohon di tepi lokasi, sementara yang lain mengumpulkan dan merapikan ranting agar lahan benar-benar siap untuk tahap pembangunan berikutnya.
Bati Tuud Koramil 0827/10 Ambunten, Serma Hairudin, menjelaskan bahwa pekerjaan hari pertama difokuskan pada pembukaan akses dan pembersihan titik utama pembangunan.
“Tadi kami bagi tugas, ada yang fokus menebang pohon di sisi dekat lokasi, ada juga yang membersihkan ranting sampai ke bagian tepi jauh. Pohon jati yang menghalangi jalur juga kami potong supaya alat dan material nanti bisa masuk lebih mudah,” ujar Hairudin.
Menurutnya, pekerjaan ini bukan sekadar membersihkan, tetapi juga memastikan kontur lahan siap digunakan tanpa hambatan.
“Setelah pohon ditebang, kami langsung bersihkan sisa rantingnya supaya tidak mengganggu. Bahkan bagian tepi yang agak jauh juga kami rapikan, karena itu nanti akan jadi akses keluar masuk material,” katanya.
Sebanyak 13 warga dan 20 pekerja ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Material awal seperti pasir, batu pondasi, dan semen juga mulai didatangkan ke lokasi sebagai tanda dimulainya tahapan pembangunan.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam kegiatan ini tidak hanya membantu percepatan pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kekompakan. (Red)






