Seputarmadura.com, Sumenep, Minggu 22 Februari 2026– Di tengah deru pekerjaan pemasangan paving di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, suasana mendadak riuh oleh tawa anak-anak. Sejumlah personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghentikan sejenak aktivitasnya untuk bermain kelereng bersama para santri, Minggu, 22 Februari 2026.
Momen itu terjadi saat Prada Ananda Aprilio dan anggota Satgas lainnya beristirahat setelah menyusun paving di halaman pesantren. Tanpa sekat, prajurit dan santri duduk melingkar di tanah, saling adu ketepatan membidik kelereng.
Prada Ananda Aprilio mengatakan, kebersamaan tersebut bukan sekadar selingan, melainkan bagian dari pendekatan sosial yang dibangun Satgas TMMD selama bertugas di Desa Mandala.
“Bagi kami, pembangunan bukan hanya soal paving terpasang rapi, tetapi juga tentang hubungan yang terjalin. Dari permainan sederhana ini, kami ingin anak-anak merasa TNI adalah bagian dari mereka,” ujar Ananda.
Ia menambahkan, interaksi seperti itu penting untuk menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan antara prajurit dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Akil, salah satu santri, mengaku tak menyangka bisa bermain langsung dengan anggota TNI di lokasi pembangunan.
“Awalnya kami hanya melihat bapak-bapak TNI bekerja. Ternyata mereka mau main bersama kami. Rasanya senang sekali, seperti punya kakak baru,” kata Akil sambil tersenyum.
Program TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep di Desa Mandala mencakup pembangunan infrastruktur pesantren, termasuk pemasangan paving. Namun di balik target fisik tersebut, kebersamaan sederhana seperti permainan kelereng menjadi potret lain kemanunggalan TNI dan rakyat yang tumbuh di lapangan. (Red)





