Sejumlah Tokoh Masyarakat Batu Putih Datangi Polres Sumenep

oleh -27 views
https://seputarmadura.com/wp-content/uploads/2019/11/Sejumlah-Tokoh-Masyarakat-Batu-Putih-Datangi-Polres-Sumenep.jpg
K. Muhammad Niwa, Salah Satu Tokoh Masyarakat Kecamatan Batu Putih Yang Mendatangi Polres Sumenep

Seputarmadura.com, Sumenep, Jumat 8 November 2019- Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Batu Putih, mendatangi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat, 8 November 2019.

Kedatangan mereka merupakan buntut kericuhan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, yang berujung dihentikannya pemungutan suara, Kamis kemarin, 7 November 2019.

Dari kejadian itu, Polres Sumenep mengamankan dua warga yang diduga pelaku kericuhan di lokasi pemungutan suara di Desa Juruan Laok. Namun, dikabarkan kedua warga tersebut akan dilepas, sehingga mereka mendatangi Polres Sumenep.

K. Muhammad Niwa, salah satu tokoh masyarakat Batu Putih yang mendatangi Polres Sumenep meminta Polres Sumenep untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Desa Juruan Laok, demi kondusifitas daerah setempat.

Bahkan, pihaknya juga meminta Polres agar tidak melepas kedua warga yang ditahan atas dugaan sebagai pelaku dari kerusuhan di lokasi pemungutan suara Desa Juruan Laok.

“Permintaan kami datang ke Polres Sumenep agar kedua warga yang ditahan terkait kasus kerusuhan di lokasi pemungutan suara Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, tidak dilepas,” tegasnya.

Menurut Niwa, banyak kekhawatiran yang muncul jika mereka dilepas. Diantaranya akan terjadi hal serupa saat pemungutan ulang Pilkades Juruan Laok, yang ditunda tanggal 14 November 2019.

“Makanya kami berharap kepada Kapolres Sumenep beserta jajarannya untuk benar-benar menjamin keamanan dan ketentraman masyarakat di Desa Juruan Laok saat nanti Pilkades kembali digelar pada 14 November 2019 mendatang,” tukasnya.

Nawi menegaskan, keamanan masyarakat Desa Juruan Laok harus dijamin keamanan dan ketenangannya saat pemilihan ulang pilkades nanti.

“Itu sebabnya kami meminta agar kedua pelaku yang sudah ditahan jangan sampai dilepas sebab kalau dilepas tidak menutup kemungkinan kejadian yang sama akan terulang lagi,” tukasnya. (Yan/Nit)