Masyarakat Sumenep Akan Dikenalkan Program Digital School

oleh -2 views
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto

Seputarmadura.com, Sumenep, Rabu 17 Juli 2019- Program Digital School yang digaungkan dan diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur, di sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri pada tahun pelajaran 2019/2020 ini, bakal dikenalkan kepada masyarakat umum.

“Masyarakat memang perlu diberi pengenalan terkait program unggulan dalam memanfaatkan teknologi digital di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto, Rabu (17/7/2019).

Ia menuturkan, sesuai jadwal, pengenalan secara massal konsep program unggulan tersebut akan dilaksanakan Minggu besok, 21 Juli 2019, bersamaan di acara peresmian sarapan pagi padat nutrisi ini, di Taman Adipura.

“Nantinya masyarakat utamanya para orang tua bisa menilai sendiri bagaimana program safety internet goes to school itu,” tukasnya.

Bambang menambahkan, program digital di lingkungan sekolah sebagai bahan pembelajaran antara siswa dan guru tersebut bakal segera dinikmati secara bertahap.

“Tapi, format program unggulan ini belum dipraktikkan, Insya Allah dalam minggu ini para siswa sudah bisa menikmati digital school,” terangnya.

Pihaknya berharap dengan penerapan Digital School secara bertahap ini, bisa meningkatkan mutu pendidikan secara merata. Untuk itu, dukungan dari semua elemen sangatlah dibutuhkan.

Sesuai motto Pendidikan Berbasis IT dan Akhlaqul Karimah, dipandang perlu diterapkan program Digital School di setiap sekolah baik tingkat SMP maupun SD.

“Konsep ini merupakan realisasi usulan dari setiap sekolah yang ada. Jadi, ini bukan perintah dari dinas, tapi murni keinginan sekolah. Kami di dinas pendidikan hanya memberikan gambaran saja, ternyata mereka antusias, kepala sekolah dan para guru banyak yang tertarik,” ujarnya menambahkan.

Bambang juga mengungkapkan, dalam program unggulan itu tidak hanya menitik beratkan kepada penerapan digital schooal, namun juga akan diterapkan pendidikan akhlakul karimah.

“Kedua program itu menjadi satu paket.Kami ingin siswa tidak hanya sebatas menguasai teknologi, tapi juga dibekali akhlakul karimah untuk memfilter pemanfaatannya. Sehingga, digital yang hadir di sekolah dan digunakan siswa dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Bambang menjamin, siswa tetap aman dari penggunaan digital seperti internet.

“Para orang tua siswa tidak perlu khawatir. Kami jamin, siswa aman dari penggunaan internet. Karena teknologi yang dipakai di sekolah itu sifatnya offline, bukan online. Apalagi ditambah bekal akhlak yang akan mendorong siswa semakin baik. Jadi, siapkan akhlak untuk menuju digital school,” pungkasnya. (Nit)