10 SMP Negeri di Sumenep Terapkan Pembelajaran Digital School

oleh -0 views
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto

Seputarmadura.com, Sumenep, Sabtu 15 Juni 2019- Pada tahun ajaran baru 2019/2020, sebanyak 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan diterapkan pembelajaran Digital School. Itu sesuai program Dinas Pendidikan setempat.

“Penerapan Digital School itu dilakukan demi mempercepat peningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten paling ujung timur pulau Madura ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto.

Ia menuturkan, program Digital School tersebut sesuai dengan motto Pendidikan Berbasis IT dan Akhlaqul Karimah. Penerapannya tidak hanya di tingkat SMP saja, melainkan juga di Sekolah Dasar (SD).

“Maka harus dilakukan sebuah program Digital School di setiap Sekolah baik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Dasar (SD),” paparnya.

Disinggung lebih detail mengenai penerapan program Digital School, Bambang menjelaskan, pada penerapan Digital School, setiap materi pembelajaran sudah berada di satu server yang sifatnya Offline bukan Online.

“Jadi para siswa nantinya bisa mengakses materi pembelajarannya dengan cara menyambungkan ke server di Sekolahnya. Sebab ini Offline, bukan Online. Jadi tidak butuh jaringan internet,” ujarnya.

Sehingga sekolah maupun siswa tidak perlu menggunakan jaringan internet untuk menghubungkan ke server.

Melainkan bisa langsung masuk dan mengakses ke server secara Offline. Sebab, didalam server tersebut sudah terinstal semua mata pelajaran Kurikulum 13 (K13).

Adapun keuntungan yang akan didapat para siswa bila menggunakan Digital School ini, para siswa maupun guru tidak perlu repot-repot mencari materi pembelajaran.

Karena materi semua mata pelajaran (Mapel) sesuai Kurikulum (K13) sudah ada didalam satu server tersebut, sehingga bisa langsung di akses dan guru secara online melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kepada siswa.

“Bisa langsung secara online Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas, bahkan untuk pelaksanaan ujiannya juga bisa seperti pelaksaan UNBK,” terangnya.

Sedangkan untuk 10 SMPN yang akan memulai penerapan program Digital School itu yakni SMP Negeri 1 Sumenep, SMP Negeri 2 Sumenep, SMP Negeri 3 Sumenep, SMP Negeri 4 untuk wilayah Kota.

Sementara untuk wilayah Kecamatan Saronggi, yakni SMP Negeri 1 Saronggi, dan SMP Negeri 2 Saronggi. Kemudian SMP Negeri 1 Kalianget, SMP Negeri 1 Bluto, SMP Negeri 1 Ambunten, SMP Negeri 1 Gapura. (Nit)