Sekolah Diperbolehkan Menggunakan Dana BOS Untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19

oleh -39 views
https://seputarmadura.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekolah-Diperbolehkan-Menggunakan-Dana-BOS-Untuk-Pencegahan-Penyebaran-Covid-19.jpg
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Carto, MM

Seputarmadura.com, Sumenep, Kamis 2 April 2020- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperbolehkan sekolah menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sesuai petunjuk teknis, untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Carto, MM mengatakan, dana BOS bisa digunakan pengadaan barang untuk membiayai keperluan pencegahan Pandemi Covid-19, seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan dan masker bagi warga sekolah, serta untuk membiayai pembelajaran daring atau jarak jauh.

“Sejak awal kita selalu melakukan sosialisasi terhadap 22 sekolah di daratan agar menyediakan sarana cuci tangan. Jadi, jauh sebelum Indonesia dinyatakan Pandemi Corona, kami sudah membiasakan para tenaga didik maupun anak didik untuk hidup sehat,” tutur Carto.

Namun saat ini, kata Carto, pihaknya semakin gencar memberi himbauan melalui masing-masing kepala sekolah untuk menyediakan sarana cuci tangan menggunakan air dan sabun, atau pencuci tangan di berbagai lokasi strategis di sekolah sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

“Kita instruksikan warga sekolah, baik guru dan siswanya melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun, atau pencuci tangan. Bahkan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus selalu disosialisasikan dan dilakukan dengan perilaku dan contoh yang konkrit,” terangnya.

Meskipun sekarang anak didik masih belajar di rumah, namun para guru harus selalu memberikan sosialisasi melalui online, mengenai perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Ini kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, maka dibutuhkan partisipasi seluruh civitas atau warga sekolah untuk bersama menjaga kebersihan sekolah,” pungkasnya. (Yan/Nit)