Pelaku Usaha Dikenalkan Potensi Wisata Sumenep

oleh -1 views
https://seputarmadura.com/wp-content/uploads/2019/07/Pelaku-Usaha-Dikenalkan-Potensi-Wisata-Sumenep.jpg
Bupati Kenalkan Potensi Wisata Sumenep Kepada Pelaku Usaha

Seputarmadura.com, Sumenep, Sabtu 27 Juli 2019- Sejumlah pelaku usaha yang hadir pada acara “Sumenep Investment Gathering” dikenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten dengan jargon kota keris ini.

Acara yang dikemas dengan jamuan tarian tradisional, kerajinan masyarakat berisi kuliner dan batik ini, berlangsung di sisi timur Taman Bunga, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (26/7/2019) malam.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, dalam sambutannya membeberkan wisata unggulan yang saat ini mulai diminati wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Diantaranya wisata kesehatan di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek. Kemudian wisata bahari di Pulau Gili Labak, Kecamatan Talango; dan Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk.

Kabupaten Sumenep terdiri dari 126 pulau tentu saja memiliki keistimewaan tersendiri, sehingga sangat besar potensi untuk dioptimalkan. Untuk itu, Bupati mengajak investor menanamkan investasi dan modalnya di Kabupaten setempat, karena memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan.

“Potensi yang ada di Sumenep sangat banyak untuk dioptimalkan oleh pihak investor dengan menanamkan modalnya di berbagai sektor usaha, baik sarana wisata, perhotelan, dan lainnya,” kata Bupati pada pertemuan dengan pengusaha dalam rangka promosi potensi investasi di Sumenep.

Bupati dua periode ini juga menyatakan, jika pihaknya membutuhkan dukungan pengusaha atau investor untuk mengembangkan infrastruktur, sebab pemerintah daerah tidak bisa melakukannya sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga.

“Untuk itu, kami membuka peluang bagi pengusaha berinvestasi menanamkan modal usahanya di Kabupaten Sumenep dalam rangka meningkatkan potensi yang ada,” tandasnya.

Bupati mengungkapkan, kebutuhan yang paling mendesak untuk investasi yakni pembangunan hotel berbintang, karena banyak pendatang jika ada kegiatan atau event, sedangkan mereka ingin beristirahat di tempat yang layak seperti hotel berbintang.

“Keberadaan hotel itu memang dibutuhkan untuk memberikan kenyamanan bagi warga pendatang beristirahat, apalagi di Sumenep Hotel Melati selalu penuh setiap banyak pendatang,” imbuhnya.

Selain itu menurut Bupati, pengembangan wisata kesehatan di Pulau Oksigen Gili Iyang Kecamatan Dungkek yang memiliki kadar oksigen tertinggi ke dua di dunia sebagai wisata kesehatan.

“Pulau wisata kesehatan itu perlu pembangunan sarana wahana dan permainan wisata yang berhubungan dengan kesehatan, sebab wisatawan berkunjung ke Pulau Oksigen Gili Iyang ingin sehat untuk menghirup udara yang kandungan oksigennya tertinggi di Indonesia dan nomor dua di dunia setelah Yordania,” tandasnya.

Bupati menambahkan, kebutuhan lainnya adalah ketersediaan transportasi darat dan laut untuk menuju objek wisata, mengingat lokasi wisata di Kabupaten Sumenep tidak hanya berada di daratan saja, melainkan juga di wilayah kepulauan.

“Kabupaten Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan yang jumlah pulaunya sebanyak 126 pulau dan di pulau-pulau itu memiiki objek wisata yang menarik dan indah.” pungkasnya. (Nit)