Disdik Sumenep Sosialisasi Sekolah Imbas di Tingkat Lembaga Pendidikan Dasar

oleh -5 views

Seputarmadura.com, Sumenep, Rabu 7 Agustus 2019- Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan sosialisasi Sekolah Model atau juga dikenal dengan sekolah Imbas bagi lembaga pendidikan ditingkat dasar.

Sekolah Model/Sekolah imbas ini merupakan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam rangka menaikkan mutu pendidikan semakin berkualitas.

Sebagai upaya Dinas Pendidikan Sumenep dalam menaikkan mutu pendidikan di Sumenep semakin berkualitas, secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan dalam pelaksanaan sekolah Model 2019 terhadap sejumlah sekolah di Sumenep.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Bambang Irianto menyampaikan penerapan sekolah imbas dalam hal teori memang gampang namun terasa sulit dalam penerepannya.

“Dalam hal ini perlu adanya sebuah dukungan dari sejumlah pihak terkait.Sekolah Model/Imbas disini tergatung dari keseriusan kepala sekolah dan para guru, bagaimana menterjemahkan arti imbas itu sendiri,” kata Bambang Irianto saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi sekolah model di SDN Pandian 1, Kabupaten Sumenep, Rabu (7/8/2019).

Untuk SDN Kapedi sendiri sudah dua tahun menerapkan Sekolah Imbas dan seharusnya kalau sudah dua tahun berjalan imbas sekolah ini sudah pintar dan berimbas terhadap sekolah yang lain.

Ia berharap sekolah yang ditunjuk untuk menerapkan Sekolah Model/Imbas mampu menjadi contah dan pendorong terhadap sekolah disekitarnya.

“Kami tidak ingin penerapan sekolah model ini hanya menghabiskan program dan tidak hanya menghabiskan anggaran, hal itu dapat diketahui sejauh mana murid yang dalam hal ini merupakan penerus bangsa mampu menjadi ketika lulus nanti mempunyai sebuah kualitas,” tegasnya.

Lanjut Bambang, terkait dengan dengan para guru dan murid, pemerintah sudah banyak memberikan fasilitas paling tidak sertifikasi.

“Melihat dari sejarah ada banyak perubahan yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk perbaikan kualitas, saat ini kembali pada kesadaran para guru, beranikah para guru mengikuti perkembangan jaman dan mode pendidikan modern,” tegasnya.

Sebenarnya, penerapan sekolah model ini sesuai dengan adanya program Digital School yang tahun ini diterapkan di sejumlah sekolah di Sumenp.

“Tidak ada lain tujuannya hanya satu yakni, menjadikan pendidikan di Sumenep semakin berkualitas,” tutupnya. (Nit)